Baru-baru kita dikejutkan dengan kebocorannya PLTN di Jepang. Masyarakat Indonesia begitu gusarnya sehingga merebak lagi penolakan pembangunan PLTN di Indonesia. Apa itu radioaktif ? Radioaktif berhubungan dengan pemancaran partikel dari sebuah inti atom. Unsur radioaktif adalah unsur yang mempunyai nomor atom di atas 83. Kontaminasi radioaktif, juga disebut kontaminasi radiologis, adalah zat radioaktif di permukaan atau di antara benda padat, cair atau gas (termasuk tubuh manusia), tempat keberadaan mereka tidak diinginkan atau tidak diperlukan, atau proses yang membawa keberadaan mereka di tempat-tempat seperti itu.

Bencana masa lalu yang masih teringat adalah “Bencana Chernobyl”, kecelakaan reaktor nuklir Chernobyl, atau hanya “Chernobyl”, yang merupakan kecelakaan reaktor nuklir terburuk dalam sejarah. Pada tanggal 26 April 1986 pukul 01:23:40 pagi (UTC+3), reaktor nomor empat di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl yang terletak di Uni Soviet di dekat Pripyat di Ukraina meledak. Akibatnya, kebakaran dan radioaktif menyebar. Ribuan penduduk terpaksa diungsikan dari kota ini. Adapun radiasi bukan hanya berasal dari nuklir, tapi juga bisa berasal dari lingkungan kita. Radiasi yang berasal dari alam sering disebutbackground cosmos. Selain dari alam, radiasi juga bisa berasal dari tindakan medis seperti CT Scan, rontgen, dan sebagainya.

Di luar background radiation, International Atomic Energy Agency telah membuat ketentuan tentang batas dosis radiasi yang bisa diterima dalam setahun. Menurut Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) As Natio Lasman, batas dosis radiasi yang ditetapkan Indonesia bahkan lebih ketat. Siapa pun yang berada di lingkungan dengan risiko terpapar radiasi wajib menghitung dosis radiasinya. Jika dosis radiasi berlebihan, keluhan seperti mual, sakit kepala, diare, dan demam biasanya akan dirasakan. Kalau sangat besar, dampaknya adalah kematian.

Adapun radiasi lebih mendeskripsikan setiap proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain. Beberapa jenis radiasi memiliki energi yang cukup untuk mengionisasi partikel. Secara umum, hal ini melibatkan sebuah elektron yang ‘terlempar’ dari cangkang atom elektron, yang akan memberikan muatan (positif). Hal ini sering mengganggu dalam sistem biologi, dan dapat menyebabkan mutasi dan kanker.