Latest Entries »

Pada saat ini sekitar 2000 siswa Indonesia tengah melanjutkan pendidikannya di Jepang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar adalah mereka yang menerima beasiswa, baik dari pemerintah Jepang, instansi maupun perusahaan lainnya. Beasiswa Pemerintah Jepang yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia adalah beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olah Raga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho/ MEXT). Beasiswa ini meliputi biaya studi dan biaya hidup, tanpa ikatan apapun.
Kedutaan Besar Jepang di Indonesia dan Konsulatnya di Surabaya, Medan dan Makassar setiap tahun melaksanakan pendaftaran dan penyeleksian bagi para peminat beasiswa Monbukagakusho. Adapun program-program yang ditawarkan kepada siswa Indonesia adalah Program Research Student bagi lulusan perguruan tinggi, Undergraduate, College of Technology dan Professional Training College bagi lulusan SLTA dan Japanese Studies bagi mahasiswa program studi Jepang serta Teacher Training bagi guru.

 

Beasiswa Pemerintah Jepang (MONBUKAGAKUSHO) TAHUN 2013 untuk Lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) untuk keberangkatan tahun 2014 telahdibuka tanggal 1 Mei 2013 dan akan ditutup pada tanggal 14 Juni 2013

Bila tertarik lihat web http://www.id.emb-japan.go.jp/sch.html

126525Anak-anakku semua. OSN tingkat Provinsi Jawa Tengah sudah diumumkan. Bagi yang belum tercantum teruslah belajar, semoga tahun berikutnya menjadi terbaik di OSN. Aamiin.

Untuk mengetahui Hasil OSN SMA Kabupaten/Kota Tahun 2013 silahkan klik di bawah ini.

Hasil OSN SMA Kab-Kota Jateng 2013

Sedangkan untuk Peringkat 1 s.d. 3 dari masing-masing Kabupaten/Kota akan mendapatkan bantuan pendidikan dari Direktorat Pembinaan SMA, untuk mengetahui daftar peringkat tersebut silahkan klik

DATA PEMENANG OSN KAB KOTA JATENG 2013

sumber http://www.pdkjateng.go.id/

Mengenal Chikungunya

chikungunyaSeperti diketahui, satu pekan sebelumnya, 12 warga Semanggi terjangkit penyakit chikungunya. Hingga saat ini, masih ada beberapa warga yang masih dalam proses penyembuhan. “Ada dua warga Semanggi yang berusia anak-anak terkena DB. Satu anak masih opname di RSUD Moewardi,” jelas Ketua RT 03/ RW 023 Semanggi, Sriyono, saat ditemui di rumahnya, Senin (solopos, 6/5/2013).

Chikungunya berasal dari bahasa Swahili berdasarkan gejala pada penderita, yang berarti (posisi tubuh) meliuk atau melengkung (that which contorts or bends up), mengacu pada postur penderita yang membungkuk akibat nyeri sendi hebat (arthralgia). Nyeri sendi ini menurut lembar data keselamatan (MSDS) Kantor Keamanan Laboratorium Kanada, terutama terjadi pada lutut, pergelangan kaki serta persendian tangan dan kaki. Selain kasus demam berdarah yang merebak di sejumlah wilayah Indonesia, masyarakat direpotkan pula dengan kasus Chikungunya. Gejala penyakit ini termasuk demam mendadak yang mencapai 39 derajat C, nyeri pada persendian terutama sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang yang disertai ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan) pada kulit. Terdapat juga sakit kepala, conjunctival injection dan sedikit fotofobia.

Penyebab penyakit ini adalah sejenis virus, yaitu Alphavirus dan ditularkan lewat nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang sama juga menularkan penyakit demam berdarah dengue. Meski masih “bersaudara” dengan demam berdarah, penyakit ini tidak mematikan. Penyakit Chikungunya disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Apakah penyakit ini juga disebabkan virus dengue? Lalu, apa bedanya dengan DBD dan bagaimana membedakannya? Penyakit Chikungunya disebabkan oleh sejenis virus yang disebut virus Chikungunya. virus Chikungunya ini masuk keluarga Togaviridae, genus alphavirus.

Demam Chikungunya diindonesia dilaporkan pertama kali di Samarinda, kemudian berjangkit di Kuala Tungkal, Martapura, Ternate, Yogyakarta (1983),Muara Enim (1999), Aceh dan Bogor (2001). Sebuah wabah Chikungunya ditemukan di Port Klang di Malaysia pada tahun 1999, selanjutnya berkembang ke wilayah-wilayah lain. Awal 2001, kejadian luar biasa demam Chikungunya terjadi di Muara Enim, Sumatera Selatan dan Aceh. Disusul Bogor bulan Oktober. Setahun kemudian, demam Chikungunya berjangkit lagi di Bekasi (Jawa Barat), Purworejo dan Klaten (Jawa Tengah). Diperkirakan sepanjang tahun 2001-2003 jumlah kasus Chikungunya mencapai 3.918. dan tanpa kematian yang diakibatkan penyakit ini.

Dengan istirahat cukup, obat demam, kompres, serta antisipasi terhadap kejang demam, penyakit ini biasanya sembuh sendiri dalam tujuh hari. Tidak Menyebabkan Kematian atau Kelumpuhan ! Masih banyak anggapan di kalangan masyarakat, bahwa demam Chikungunya atau flu tulang atau demam tulang sebagai penyakit yang berbahaya, sehingga membuat panik. Tidak jarang pula orang meyakini bahwa penyakit ini dapat mengakibatkan kelumpuhan. Memang, sewaktu virus berkembang biak di dalam darah, penderita merasa nyeri pada tulang-tulangnya terutama di seputar persendian sehingga tidak berani menggerakkan anggota tubuh. Namun, perlu diperhatikan bahwa hal ini bukan berarti terjadi kelumpuhan. Melainkan lebih dari sekedar keengganan si penderita melakukan gerakan karena rasa ngilu pada persendian. Masa inkubasi dari demam Chikungunya dua sampai empat hari. Manifestasi penyakit berlangsung tiga sampai 10 hari. virus ini termasuk self limiting disease alias hilang dengan sendirinya. Namun, rasa nyeri masih tertinggal dalam hitungan minggu sampai bulan. Tak ada vaksin maupun obat khusus untuk Chikungunya. Cukup minum obat penurun panas dan penghilang rasa sakit yang bisa dibeli di warung.

sumber: http://jenispenyakit.blogspot.com/2009/08/penyakit-chikungunya.html

Di antara organisme-organisme berbeda, jika terdapat pada tempat yang sama, akan terjadi interaksi yang sifatnya berbeda-beda. Tipe interaksi tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Netralisme, jika antara dua organisme baik terpisah atau berkumpul tidal saling merugikan. Misalnya ayam dengan kambing pada suatu halaman berumput.
  2. Mutualisme, jika dua spesies berbeda terpisah, masing-masing tidak dapat hidup selayaknya tetapi kalau keduanya bersatu maka keduanya dapat hidup selayaknya, saling menguntungkan. Misalnya  bakteri Rhizobium sp dengan tumbuhan polongan.
  3. Parasitisme, hidup bersama antara dua organisme yang hanya menguntungkan sepihak saja. Misalkan hubungan antara pinjal kutu dengan kucing.
  4. Predatorisme, hubungan antara pemangsa dengan yang dimangsa. Dalam predatorisme tidak ada gradasi, mangsa dihabiskan seluruhnya oleh pemangsa.
  5. Kooperasi, sinergisme, jika dua organisme hidup bersama maka hubungan saling menguntungkan, tetapi kedua organisme tidak harus hidup bersama. Misalkan antar jamur dengan ganggang pada lumut kerak.
  6. Kompetisi, persaingan antara dua organisme berbeda untuk mendapatkan makann, air, udara, cahaya, ruang dan pasangan kawin.
  7. Komensalisme, hubungan antara organisme pemondok dengan inangnya. Misalnya tanaman epifit dengan inangnya.
  8. Alelopati,  organisme memproduksi dan mengeluarkan suatu senyawa biomolekul (disebut alelokimia) ke lingkungan dan senyawa tersebut memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan organisme lain di sekitarnya.

contoh alelopati

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

??????????Era globalisasi menuntut SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi, baik pada tataran nasional, regional, maupun internasional. Pemilihan guru berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi, dedikasi, loyalitas dan profesionalisme guru, yang diharapkan akan berpengaruh positif pada kinerja dan prestasi kerjanya pada era globali ini. Prestasi kerja tersebut akan terlihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas, produktif, dan kompetitif.
Pemerintah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan guru, terutama bagi mereka yang berprestasi. Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal 36 ayat (1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan”.
Secara historis pemilihan guru berprestasi adalah pengembangan dari pemberian predikat keteladanan kepada guru melalui pemilihan guru teladan yang berlangsung sejak tahun 1972 sampai dengan tahun 1997. Tahun 1998 sampai dengan tahun 2001, pemilihan guru teladan dilaksanakan hanya sampai dengan tingkat provinsi.

Dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, penghargaan kepada guru berprestasi mengalami penguatan, dimana hal itu diberikan atas dasar jenis dan jenjang tertentu. Pertama, penghargaan dapat diberikan oleh pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, organisasi profesi, dan/atau satuan pendidikan. Kedua, penghargaan dapat diberikan pada tingkat satuan pendidikan, tingkat desa/kelurahan, tingkat kecamatan, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi, tingkat nasional, dan/atau tingkat internasional.

lebih lanjut silahkan download Guru SMA Prestasi Final A4 2013_ draft

atau http://www.pdkjateng.go.id/index.php/sekbid/pptk/561-pedoman-pemilihan-ptk-berprestasi-dikmen-tahun-2013